Sedukit pengantar tentang EFI


EFI (Electronic Fuel Injection)

EFI merupakan teknologi dalam dunia otomotif, prinsip kerjanya yaitu mengontrol sistem bahan bakar dan engine dengan menggunakan sensor-sensor yang terpasang. Dalam EFI fungsi karburator digantikan oleh injektor. Injektor menyenmprotkan campuran bahan bakar dan udara sesuai perintah dari ECM. ECM itu sendiri memperoleh data dari sensor sensor yang dipasang pada sistem bahan bakar dan engine.

Dalam sistem bahan bakar terdapat 3 sensor yaitu :

1.       IAT (0113)

2.       MAP (0108)

3.       TPS

Dalam sistem engine terdapat 2 sensor yaitu :

1.      CKP

2.      CMP

Apabila sensor dalam mobil mengalami kerusakan maka pada layar tachometer tanda indikator akan muncul. Pada keadaan normal pada saat kunci kopntak on lampu indikator menyala dan setelah engine distart maka lampu indikator tersebut harus mati. Apabila tidak berarti ada kerusakan pada sensor.

Cara mengetahui kerusakan pada sensor dapat melalui 2 cara yaitu :

1.      Jumpire wire

2.      Scantool

Langkah-langkah melakukan pemeriksaan sensor menggunakan jumpire wire :

a.       Cari DLC (data link conector)

Dalam DLC terdapat 6 kolom

b.      Untuk mengetahui sonsor-sensor pada engine jumpire kolom pojok kiri paling bawah dengan kolom tengah atas

c.       On kan kendaraan

d.      Setelah on untuk keadaaan normal kedipan indikator 0000

e.       Apabila ada kerusakan pada sensor maka jumlah kedipan yang muncul berbeda beda sesuai kode kerusakan pada sensor. Kode sensor selalu terdiri dari 4 digit.

Cara mereset/menghapus data kerusakan :

a.       Off kan kendaraan

b.      Cabut kabel (–) battery

c.       Cabut kabel jumpire

Proses kerja EFI

Setelah kendaraan di on kan maka sensor-sensor yang ada mengirimkan sinyal berupa tegangan pada ECM. Setelah ECM menerima sinyal, dan diproses untuk selanjutnya digunakan untuk memberikan perintah kepada injektor. Injektor menentukan banyaknya bahan bakar yang diperlukan untuk proses pembakaran. Pembakaran terjadi setelah injektor menyemprotkan bahan bakar dan dipercikan bunga api dari busi. Busi dapat memercikan bunga api karena ada tegangan tinggi yang berasal dari koil langsung ke busi-busi sesuai dengan sinyal yang dihasilkan oleh CKP dan CMP sensor.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: